Lost In Teleporter: Kisah Cinta Abad Ke-22

  • Title: Lost In Teleporter: Kisah Cinta Abad Ke-22
  • Author: Tria Barmawi
  • ISBN: 9792217649
  • Page: 251
  • Format: Paperback
  • Lost In Teleporter Kisah Cinta Abad Ke Dewey tidak pernah menyangka bahwa teleporter alat transportasi abad ke yang begitu dipujanya membuatnya kehilangan hidung Siapa sangka teknologi supercanggih itu masih memiliki bug yang sialnya b
    Dewey tidak pernah menyangka bahwa teleporter alat transportasi abad ke 22 yang begitu dipujanya membuatnya kehilangan hidung Siapa sangka teknologi supercanggih itu masih memiliki bug, yang sialnya baru ketahuan ketika ia yang menggunakannya.Tetapi Dewey jadi bingung Mungkinkah kejadian ini suatu berkah Pertama, dia tidak pernah menyukai bentuk hidungnya yang lDewey tidak pernah menyangka bahwa teleporter alat transportasi abad ke 22 yang begitu dipujanya membuatnya kehilangan hidung Siapa sangka teknologi supercanggih itu masih memiliki bug, yang sialnya baru ketahuan ketika ia yang menggunakannya.Tetapi Dewey jadi bingung Mungkinkah kejadian ini suatu berkah Pertama, dia tidak pernah menyukai bentuk hidungnya yang lama Kedua, dia berkenalan dengan si cantik yang jenius dari NatioTrans, Meylana, yang berhasil membuat hatinya jungkir balik Atau, malah merupakan bencana Pertama, karena wajahnya jadi aneh setelah hidungnya berubah Kedua, bukankah dia sudah bertunangan dan sedang menyiapkan pernikahannya dengan Nilam gramedia

    • [PDF] Download ↠ Lost In Teleporter: Kisah Cinta Abad Ke-22 | by ↠ Tria Barmawi
      251 Tria Barmawi
    • thumbnail Title: [PDF] Download ↠ Lost In Teleporter: Kisah Cinta Abad Ke-22 | by ↠ Tria Barmawi
      Posted by:Tria Barmawi
      Published :2019-04-09T00:13:21+00:00

    About Tria Barmawi


    1. Tria Barmawi Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the Lost In Teleporter: Kisah Cinta Abad Ke-22 book, this is one of the most wanted Tria Barmawi author readers around the world.


    708 Comments


    1. 118th - 2011

      Reply

    2. Selama ini gue selalu memilih untuk membaca buku-buku terjemahan. Tapi akhir-akhir ini, gue sempat beberapa kali dikecewakan dengan hasil terjemahan yang menurut gue kurang pas dan kurang ciamik. Jadi aja gue setengah hati dalam mempertimbangkan untuk membeli dan membaca buku-buku terjemahan.Beberapa buku yang udah kebeli pun, begitu gue baca dan gue menemukan terjemahan yang kurang pas di hati, ujung-ujungnya turn off. Ngga semangat pengen baca lagi.Mungkin gue harus selektif juga milih buku se [...]

      Reply

    3. Sebuah novel sci-fi yang mengambil setting futuristik, bercerita mengenai kisah cinta Dewey, seorang pemuda yang tengah menjelang masa pernikahannya. Ide cerita ini sungguh unik, kehilangan hidung! Ada-ada saja. Memang, cara penulis menyampaikan cerita juga kocak, ditulis dengan gaya santai dan rileks. Membaca novel ini membuat saya tersenyum-senyum sendiri. Bahasa yang digunakan begitu mengalir, lancar, cerdas dan luwes sehingga tidak membosankan. Di samping itu, pemaparan mengenai sisi sains d [...]

      Reply

    4. Saya kira kalau genrenya sudah sains dan hitech, kisah cinta di dalamnya akan dieliminir. Tetapi ternyata saya lagi-lagi keliru. Buku ini justru mengangkat tema cinta sebagai topik utama, tentunya dengan bumbu sains dan high-technology yang menggigit. Berkisah di abad ke-22, tepatnya di tahun 2101, buku ini memberi nuansa tersendiri bagi para pecinta buku.Diceritakan seorang pecinta gadget dan maniak teknologi yang setelah menggunakan teleporter (alat transportasi paling canggih kala itu) kehila [...]

      Reply

    5. Pernah membayangkan gak, kalau Indonesia akan jadi negara yang super canggih? Gak akan ada lagi yang namanya KRL, tapi diganti Kereta Kecepatan Tinggi. Atau kalau mau lebih canggih dan lebih cepat lagi, silahkan menggunakan teleporter. Hanya dalam hitungan detik… bzzzz… kita bisa langsung sampai ke tempat tujuan. Tapi, kebayang juga gak, kalau si alat super canggih ini bisa bikin kita kehilangan hidung dalam arti yang sebenarnya. Bukan seperti kehilangan muka alias malu tapi benar-benar kehi [...]

      Reply

    6. Buku ini hadiah dari Nilla karena lagi obral, Nilla bilang jadi hadiah aja. Ga lama aku nemuin juga buku ini di obralan Gramedia. Lucu awal ceritanya. Setting di abad ke 22 sekitar tahun 2100 gitu. Ceritanya alat transportasi jadi sangat maju sampe ada yang namanya teleporter alias alat untuk berpindah kemanapun kamu suka dengan hitungan detik saja. Keren banget ya. Saya harap alat seperti memang akan ada nantinya :DDewey, si tokoh utama akan ke Bandung untuk menghadiri rapat keluarga acara pern [...]

      Reply

    7. apa yang aku boleh perkatakan tentang buku ini? tentang sains? tentang masa hadapan? atau tentang cinta? aku cuma habiskannya. di penghujung kisah aku lebih mengharap tipikal sebuah cerita cinta. happy endingasan atau akibat untuk sebuah pertemuan dan pertautan rasa kasih begitu di luar jangka. gara-gara hidung yang tertukar sahaja maka kisah ini dipanjangkan. watak Dewey yang akhirnya keliru dengan perasaannya sendiri, tidak tetap pendirian dan kuanggap sebagai lelaki yang mudah tewas. begitu a [...]

      Reply

    8. Yang paling gw inget dari buku ini adalah si tokoh utama yang hidungnya tertukar saat melakukan teleportasi. Dan dari proses tertukarnya hidung itulah cerita ini berawal. Ceritanya bersetting futuristik. Asyik juga kali ya kalo teleporter itu beneran ada.

      Reply

    9. Baca novel ini bikin aku ngarep kalo ada teleporter beneran (minus bug-nya pastinya). Di jaman sekarang yang serba macet kalo kemana-mana, asik banget kalo teleporter does exist. Menurutku, Mbak Tria kreatif banget bisa kepikiran transportasi yang kaya begini :)

      Reply

    10. Ceritanya agak aneh. Kisah teleporter, memindahkan manusia dari suatu tempat ke tempat lain dalam waktu sekejap/kasat mata. Kalau memang ada yang menarik, bagi yang suka kisah-kisah ber-genre teknologi, banyak istilah hi-tech melimpah ruah di buku ini.

      Reply

    11. Waktu itu suka sih baca buku iniPerjalanan Jakarta - Bandung hanya perlu waktu beberapa detik, secepat kita mengirim e-mail. Ah andai masa itu sudah ada di jaman inik perlu berpanas-panas naik Kopaja, Metromini atau ngepot sama Bajaj

      Reply

    12. Akhrnya dapat juga novel pertama Iya. Hihi, luthu juga hidung bisa ketuker. Asyik juga tuh kalo sekarang ada teleporter, ngurangin macet pastinyah :D

      Reply

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *